sekarang kita akanmencari Subnetting IP menggunakan metode VLSM :
Rumus = Jumlah host + host router + (broadcast +network)
Disni kita menggunakan 24 bit dalam subnetmask nya yaitu 255.255.255.0
Sekarang kita akan menajwab soalnya :
1. HRD (20 host)
20 + 1 + 2 = 23
23 desimal ini dijadikan bilangan biner yaitu >>> 10111 à. Pada bilangann biner tersebut terdapat 5 digit bilangan biner.
Subnetmask = 11111111.11111111.11111111.11100000
8 + 8 + 8 + 3 = 27(subnetmask)
Maka binernya >>> 255.255.255.224
IP Total = 2^5 = 32
2. FINANCE (15 host)
15 + 1 + 2 = 18
18 desimal ini dijadikan bilangan biner yaitu >>> 10010 à. Pada bilangann biner tersebut terdapat 5 digit bilangan biner.
Subnetmask = 11111111.11111111.11111111.11100000
8 + 8 + 8 + 3 = 27(subnetmask)
Maka binernya >>> 255.255.255.224
IP Total = 2^5 = 32
3. IT (12 host)
12 + 1 + 2 = 15
15 desimal ini dijadikan bilangan biner yaitu >>> 1111 à. Pada bilangann biner tersebut terdapat 4 digit bilangan biner.
Subnetmask = 11111111.11111111.11111111.11110000
8 + 8 + 8 + 4 = 28(subnetmask)
Maka binernya >>> 255.255.255.240
IP Total = 2^4 = 16
4. MARKETING (25 host)
25 + 1 + 2 = 28
15 desimal ini dijadikan bilangan biner yaitu >>> 11100 à. Pada bilangann biner tersebut terdapat 4 digit bilangan biner.
Subnetmask = 11111111.11111111.11111111.11100000
8 + 8 + 8 + 3 = 27(subnetmask)
Maka binernya >>> 255.255.255.224
IP Total = 2^5 = 32
Sekarang kita masukkan rumus untuk mencari Gateway :
Gateway = 256 – IP Total
Pada jaringan yang dibuat ini menggunakan 32 bit, maka masing – masing netmasknya yaitu :
HRD : 176.16.1.0
FINANCE : 176.16.1.32
IT : 176.16.1.64
MARKETING : 176.16.1.96
Berikut hasil perhitungan diatas pada tabel VLSM :
